Ibarat sebuah mobil mewah yang tak bisa berjalan tanpa bensin, begitu pula dengan dakwah ini. Semenarik apapun dakwah ini dikonsep dengan sangat apik tapi jika tidak didukung dengan pendanaan, maka semua itu tak akan berarti apa-apa. Perkembangan metoda dakwah begitu pesat saat ini. Cara-cara monoton yang sudah pernah dilakukan diusahakan untuk tak terulang lagi. Dakwah ini butuh inovasi baru. Butuh fasilitas yang bisa mengimbangi perkembangan zaman.

Bandingkan saja, dulu syiar dakwah cukup dilakukan melalui mimbar di Mesjid yang satu kemesjid yang lain. Namun sekarang kita telah memiliki banyak sarana syiar dakwah seperti televisi, radio, majalah, dan sebagainya. Contoh lainnya, jika dulu cukup bermodalkan suara saja maka kini fasilitas pendukung seperti wireless, infokus, laptop dsb sudah menjadi peralatan penting yang selalu dicari saat akan mengangkatkan acara. Semakin muda sasaran dakwah kita maka harus semakin inovatif penyajian syiar dakwah ini. Semakin luas daerah yang ingin di dakwahi maka semakin banyak pula fasilitas dan personil yang dibutuhkan.

Untuk itu, FKI Rabbani berinisiatif untuk mendirikan sebuah Badan Usaha Milik Rabbani (BUMR), disini kita akan melibatkan seluruh kader fakultas terutama dana usaha (danus) ditiap FSI. BUMR ini akan didirikan dalam bentuk Koperasi Syariah Rabbani (Kopsyar rabbani) yang dilaksanakan dengan konsep koperasi serba usaha. Kopsyar merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan impian kita untuk kemandirian pendanaan dakwah kampus di UNAND. Tidak hanya itu, Kopsyar Rabbani juga mampu membuka lowongan kerja bagi kader. Luar biasa!

Kebutuhan utama yang harus ada pada saat ini adalah adanya kerjasama dan keharmonisan gerak langkah dari danus seluruh fakultas dalam pelaksanaan kopsyar serta kepedulian dari seluruh alumni untuk menyokong pendanaan awal dan perkembangannya kedepan.

Untuk info lebih lanjut tentang rincian perencanaan Kopsyar ini dapat menghubungi langsung email Rabbani / face book RMC.




Comments (0)